BOCAH 9 TAHUN TENGGELAM DI SALURAN AIR YANG TERHUBUNG DENGAN ALIRAN CISADANE


Tangerang – Sungai Cisadane kembali memakan korban, kali ini menimpa Satria seorang anak kecil berusia 9 tahun yang merupakan warga Panunggangan Induk, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Kejadian ini berawal dari korban yang sedang melakukan aktifitas bermain bersama teman-temannya di saluran air PT. Tifico yang terletak di Jl. M.H Thamrin No. 7 Kota Tangerang, Banten. Korban yang pada senin (15/4) sekitar pukul 13.00 WIB tidak mengetahui bahwa cuaca hujan pada saat itu bisa meningkatkan debit air yang cukup deras sehingga akan membahayakan dirinya. Betul saja, dalam sekejap korban terbawa oleh arus air yang cukup deras pada saluran pembuangan air yang langsung menuju aliran sungai Cisadane tersebut. Keluarga korban bersama dengan warga masyarakat sempat mencari korban tetapi tidak berhasil menemukannya sehingga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib. Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menerima informasi tersebut dari Damkar Kota Tangerang pada hari senin (15/4) sekitar pukul 16.05 WIB. Satu tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menanggapi laporan tersebut dengan mengirimkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR air lengkap. “Mulai senin sore sudah kita lakukan pengamatan secara visual di sekitar lokasi kejadian dengan hasil masih nihil dan selasa pagi ini akan kita maksimalkan pencarian dengan unsur-unsur SAR gabungan yang ada di lapangan.” Tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator. Beliau juga menegaskan bahwa mulai selasa (16/4) pagi sekitar pukul 07.00 WIB tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Cisadane. Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua SRU dimana SRU pertama akan melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet sejauh 10,5 KM dari lokasi kejadian sedangkan SRU kedua akan melakukan penyisiran hingga muara sungai Cisadane dari lokasi kejadian dengan jarak tempuh kurang lebih 33 KM. Unsur-unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Damkar Kota Tangerang, Squad PBI (Penanggulangan Bencana Indonesia), Polisi Pamong Praja Kec. Pinang, dan PMI Kota Tangerang. Hingga saat ini korban belum ditemukan dan pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. (Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : jakartaadmin
16 April 7:00 WIB