PENGAMEN TENGGELAM DI KALI SUNTER


Jakarta – Kejadian naás dialami oleh Ahmad Faisal (19), ketika sedang berjalan di bantaran Kali Sunter tiba-tiba terpeleset dan tenggelam pada minggu (7/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Korban yang merupakan warga kecamatan Koja, Jakarta Utara ini sedang beristirahat sepulang mengamen di pinggir bantaran Kali Sunter tepatnya di Jl. Inspeksi Kali Sunter, Koja, Jakarta Utara. Sebelumnya korban dipanggil istrinya saat itu untuk beristirahat di rumah. Korban yang terpeleset dan terjatuh ke aliran Kali Sunter berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menuju bantaran kali sehingga akhirnya diduga kelelahan kemudian korban tidak terlihat lagi di atas permukaan kali. Peristiwa tersebut diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta pada senin (8/4) pagi sekitar pukul 06.50 WIB atas informasi dari anggota Polsek Koja. Satu tim rescue pun dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan membawa rescue car carrier dan peralatan SAR air lengkap. Tiba di lokasi kejadian, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta melakukan koordinasi dengan unsur-unsur yang sudah ada di lapangan seperti Kodim 0502 Jakarta Utara, Polsek Koja, Damkar Jakut, SatPol PP Kec. Koja, Korgad Rescue, Rumah Zakat, KC Rescue, FKDM, dan LSPR Rescue. “Pencarian pagi ini akan kita optimalkan dengan membagi area pencarian menjadi 2 SRU (SAR Rescue Unit) yang terdiri dari 45 personil tim SAR gabungan, dimana SRU pertama akan melakukan penyisiran dengan menggunakan 2 (dua) perahu karet dari lokasi kejadian hingga radius 4 KM kemudian SRU Kedua akan menggunakan metode explore SAR (E-SAR) menyisir sejauh 300 M dari lokasi kejadian.” tegas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman, S.E., M.Si., yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Hingga berita ini diturunkan korban masih dalam pencarian. (Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta)



Kategori General Artikel , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : jakartaadmin
8 April 8:00 WIB