PERKEMBANGAN HILANGNYA PESAWAT SUKHOI SUPERJET 100


Kantor SAR Jakarta --- Kamis, 10 Mei 2012. Tim SAR Kantor SAR Jakarta yang melakukan pencarian Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hilang saat demo penjualannya di Indonesia tersebut menemukan tanda-tanda jatuhnya pesawat tersebut pada ketinggian 5500-5800 kaki dari permukaan laut lereng Gunung Salak-Bogor,Jawa Barat tepatnya dikawasan Tenjolaya-Cidahu-Gunung Salak. Tim SAR Kantor SAR Jakarta melakukan pencarian pada pukul 07.54 WIB melalui udara dengan menggunakan Hellicopter 3214.{READMORE}

Tim SAR menemukan tanda-tanda jatuhnya pesawat tersebut yakni disekitar Cijeruk-Loji-Lido (Sukabumi). Tanda-tanda jatuhnya pesawat tersebut ditemukan di titik koordinat 06? 42’ 61,3”S dan 106? 44’ 41,2”E pada pukul 09.15 WIB. Tanda-tanda yang ditemukan yakni berupa serpihan dari pesawat tersebut dan berupa logo dari pesawat Sukhoi tersebut. Kepala Badan SAR Nasional yakni Marsekal Madya TNI Daryatmo, S.IP mengatakan dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta "Tim SAR melakukan pencarian pada pukul 07.54 WIB melalui udara dengan menggunakan Hellicopter, proses evakuasi korban rencana akan dilakukan dengan menggunakan pesawat Super Coma TNI AU setelah itu menuju Bandara Halim PK dengan pesawat Bolco atau yang lainnya".

Pesawat tersebut diperkirakan berada disekitar pinggir tebing yang curam dengan medan yang terjal,bila dilakukan evakuasi terhadap para korban pesawat tersebut dibutuhkan adanya kekuatan fisik yang ekstra karena kendala yang saat ini di hadapi oleh Tim SAR Kantor SAR Jakarta beserta potensi dan instansi lainnya yakni kondisi geografis dan cuaca yang ada pada Gunung Salak-Bogor,Jawa Barat. Tidak hanya itu, kendala lainnya yaitu Jarak dari posko menuju TKP yaitu hingga mencapai 8KM dan jika dilalui dari jalur darat hingga memakan waktu 6-8 jam. Proses pencarian dan evakuasi korban difokuskan melalui jalur darat. (nt/hmsjkt)



Kategori Kecelakaan Penerbangan .
Pengunggah : author