Sarasehan Badan Sar Nasional Tahun 2017


Pertama (1) Penanganan penyelenggaraan SAR, bukan hanya tugas negara dalam hal ini basarnas melainkan ini adalah tugas kita bersama. Termasuk didalamnya pencegahan merupakan tugas bersama. Dengan demikian negara akan selalu hadir dalam masyarakat yang memerlukan bantuan SAR, dan sarasehan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam merumuskan upaya dalam pencegahan terjadinya kecelakaan maupun bencana.Kedua (2) orientasi serta pemahaman siklus SAR merupakan satu kesatuan dalam pencarian dan pertolongan, dan tidak ada satu siklus yang terputus akan tetapi merupakan suatu tinjauan yang holistik dalam SAR, sehingga dalam pelaksanaannya di tingkat lapangan dapat mengalir sebagai satu kesatuan system yang saling berkesinambungan dan bersinergi Ketiga (3) peningkatan kapasitas SDM aparatur dan masyarakat serta organisasi potensi SAR merupakan suatu yang sangat strategis, maka sangat diperlukan upaya-upaya penguatan kapasitas baik melalui diklat dasar SAR, diklat lanjutan SAR, diklat manajerial SAR maupun dengan melakukan latihan, simulasi table top ataupun peningkatan daya dukung sdm serta kelembagaan, sehingga SDM baik aparatur, potensi SAR dan masyarakat senantiasa siap siaga. Keempat (4) pilar keberhasilan operasi SAR adalah adanya hubungan yang baik dan harmonis antara, Basarnas, TNI/Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat maupun organisasi potensi SAR, dan tentunya tanpa melupakan peran media yang luar biasa. (ebw)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author