UNDERPASS PARIMETER BANDARA INTERNASIONAL SOEKARNO-HATTA LONGSOR DAN MEMAKAN KORBAN


Tangerang – Pada senin (5/2) Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menerima informasi bahwa telah terjadi Bencana Longsor di Underpass Parimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta , yang mengakibatkan 1 unit mobil tertimbun dengan 2 orang dalam kondisi terjepit di dalam mobil tsb sekitar pukul 18.30 WIB. Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan ekstrikasi dan peralatan pendukung lainnya pada pukul 18.35 WIB.

Nasib na’as dialami oleh Dyanti Dyah Ayu Cahyani Putri (24) dan Muthmainah (24) ketika sedang melintas jalur Underpass Perimeter Selatan dengan menggunakan mobil Honda Brio A 1567 AS kemudian tertimpa longsor beton yang menimpa kendaraan tersebut. Pada saat kejadian tersebut seluruh wilayah Bandara Internasional Soekarno Hatta sedang diguyur hujan sejak pukul 15.00 WIB.

Evakuasi berlangsung dramatis karena Tim Rescue beserta unsur yang terlibat harus berhati-hati dan dibutuhkan kesabaran selama proses evakuasi berlangsung agar longsoran material tidak bergerak menimbun lebih parah. Sejumlah alat berat di turunkan, namun beratnya beton yang menimpa diperkirakan lebih dari 50 ton dengan tinggi 50 cm dan lebar mencapai 5-6 meter membuat proses evakuasi terkendala. “Salah satu upaya evakuasi yang dilakukan adalah dengan cara manual. Tim rescue membuka akses dengan membuat celah diantara material yang roboh, kemudian kita juga membuat celah antara concrete yang roboh dengan korban. Kita menjaga kestabilan (shoring) material reruntuhan agar tidak bergerak dengan mesin hidrolik untuk mempertahankan material – material yang roboh ” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman,S.E,M.Si.

“Kita sudah berkoordinasi dengan tim medis , untuk korban sudah kita berikan bantuan oksigen dan minuman serta kita support semangatnya selama evakuasi. Rencana awal kita hendak menggunakan crane , namun di khawatirkan menimbulkan longsoran susulan dan memperlambat proses evakuasi “ ungkap Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNI M.Syaugi yang turut langsung meninjau lokasi kejadian.

Pukul 02.50 WIB Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta , Basarnas Special Group (BSG) ,Komando Resor Militer 052 Wijayakrama , Koramil Sepatan, Koramil Teluk Naga, Polres Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Internasional Soekarno Hatta , PT. Angkasa Pura II ,Dit Pol Air Polda Metro Jaya , Palang Merah Indonesia (PMI) dan WIKA, berhasil mengevakuasi 1 (satu) orang korban atas nama Dyanti Dyah Ayu Cahyani Putri (24), yang merupakan salah satu Karyawati PT. GMF Aeroasia dalam keadaan selamat setelah 8 jam melewati proses evakuasi. Setelah itu korban dievakuasi menuju RSUD Tangerang, kemudian dirujuk menuju RS. Mayapada dan akhirnya korban meninggal dunia sekitar pukul 06.47 WIB. Proses evakuasi pun kembali dilanjutkan terhadap Mutmainah (24) dimana situasi korban terjepit bagian pinggangnya di sisi sebelah kiri mobil. Tim mulai membuka akses kembali dengan memotong perseneling dan jok mobil untuk memudahkan proses evakuasi terhadap korban. Proses evakuasi yang memakan waktu 12 jam ini akhirnya membuahkan hasil, Mutmainah (24) berhasil dievakuasi keluar dari reruntuhan sekitar pukul 07.00 WIB dalam keadaan selamat kemudian korban langsung dibawa menuju RS. Siloam Tangerang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Pukul 07.00 WIB secara resmi Operasi SAR terhadap Bencana Longsor di tutup, kemudian melalui sinergitas antara TNI , POLRI , Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) dan pihak lainnya, membuat tingkat kesulitan yang tinggi bisa diatasi serta proses evakuasi bisa berlangsung dengan aman dan lancar. (hms/rml)



Kategori Bencana .
Pengunggah : jakartaadmin
6 February 12:00 WIB