Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


Basarnas Jakarta Turut Serta Dalam Airport Emergency Exercise Bandara Halim Perdanakusuma


Jakarta –  Telah terjadi Kecelakaan Penerbangan, pada pukul 09.00 WIB Pesawat Boeing B737-400 Registrasi PK-PPK milik perusahaan penerbangan Rajawali Sakti dengan Nomor Penerbangan RS-2015 tujuan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dengan membawa penumpang sejumlah 100 (seratus) orang termasuk crew, pesawat terbang dalam kondisi normal. Pada pukul 09.50 WIB Pilot menghubungi menara kontrol (Tower) Bandara Halim Perdanakusuma untuk melakukan pendaratan menggunakan Runway 24. Kondisi cuaca hujan lebat dan jarak pandang atau visibility below 500 M dan kondisi Landasan Pacu dalam keadaan basah, Tower Bandara Halim Perdanakusuma menginstruksikan Pilot untuk holding pada area atau ketinggian tertentu menunggu hujan reda dan setelah 15 menit mengitari bandara, pesawat diizinkan untuk mendarat.  Namun pada saat melakukan pendaratan pesawat mengalami terjadi percikan api, maka terjadilah kebakaran pesawat. Kemudian penumpang yang selamat menyelamatkan diri melalui pintu emergency exit dan terdapat bebrapa penumpang yang mengalami luka ringan, luka berat hingga meninggal dunia. Dengan sigap seluruh unsur yang tergabung dalam pelatihan tersebut dengan cepat mengevakuasi seluruh korban dari pesawat milik Rajawali Sakti tersebut. Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, korban yang berjumlah 100 orang teridentifikasi terdapat 64 orang selamat, 21 orang korban luka ringan, 12 orang korban luka berat dan 3 orang korban meninggal dunia. Inilah simulasi dalam latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Airport Emergency Exercise yang di adakan oleh PT. Angkasa Pura II PADA Kamis 21 November 2019 bertempat di Bandara Halim Perdanakusuma., Jakarta Timur.

“Sebagai instansi yang diharuskan untuk bergerak cepat dan tepat dalam situasi apapun, pelatihan PKD ini sangat penting dalam kesiapan kami maupun seluruh unsur yang berkaitan dengan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di masa yang akan datang.” Ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta.

Hendra juga menambahkan bahwa latihan ini penting sekali untuk diadakan setiap tahunnya guna meningkatkan kesiapsiagaan stakeholder Bandara Halim Perdanakusumah apabila terjadi kecelakaan penerbangan di wilayah tersebut disamping itu juga penting untuk meningkatkan profesionalisme dan sinergitas di antara stakeholder. (HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : jakartaadmin
21 November 14:00 WIB