Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


BOCAH YANG TENGGELAM DI SUNGAI BANJIR KANAL TIMUR DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA SIANG INI


Jakarta - Bocah yang tenggelam di Banjir Kanal Timur (BKT) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jum’at (6/11) siang tadi sekitar pukul 10.35 WIB. Korban yang bernama Afwan Qolby Trinugroho (11) ditemukan di kawasan Cakung, Jakarta Timur tepatnya dalam radius 5 KM dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan ke keluarga korban.
“Berkat sinergitas dari tim SAR gabungan akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan mewakili pemerintah kami mengucapkan turut berbela sungkawa atas kejadian ini." Ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Beliau juga menambahkan personil SAR gabungan melakukan operasi SAR di Banjir dengan membagi area pencarian menjadi 3 (tiga) dimana pada SRU pertama akan melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet sejauh 10 KM dari lokasi kejadian, SRU kedua akan melakukan penyisiran melalui jalur darat sejauh 5 KM dari lokasi kejadian, dan SRU ketiga akan melakukan penyelaman apabila kondisi memungkinkan dengan radius 10 Meter dari lokasi kejadian. Adapun unsur SAR gabungan dalam operasi SAR melibatkan ratusan personil yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Kodim Jakarta Timur, Polsek Duren Sawit, BPBD DKI Jakarta, Koramil Duren Sawit, Damkar Duren Sawit, Damkar Cakung, Satpol PP Kelurahan, Satpol PP Kecamatan, Mitra babinsa, Siskomas, DMC Dompet Dhuafa, IEA, BKSDA, Korgad Rescue, BTB Baznas, TRAJ, VSE,PSKR, R.Z.A, ROI, SAR MTA dan Masyarakat Setempat. Sebelumnya korban tenggelam pada rabu (4/11) sekitar pukul 14.00 WIB di Kali Banjir Kanal Timur (BKT), Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, namun baru diketahui tenggelam pada kamis (5/11) setelah kedua rekannya melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban setelah sehari korban tenggelam. Kedua rekan korban yang bernama Almubarok (11) dan Afian Gozali (11) baru melaporkan kejadian tersebut karena takut dimarahi oleh orang tua mereka dan keluarga korban. Kejadian tersebut berlangsung ketika mereka sedang berenang di Kali Banjir Kanal Timur, kemudian tiba-tiba mereka pun terseret arus. Kedua rekan korban berhasil menyelamatkan diri namun korban tidak berhasil diselamatkan. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR resmi di tutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing.


HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : jakartaadmin
6 November 11:15 WIB