Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


HARI KEENAM, PENCARIAN NELAYAN TENGGELAM DI TANJUNG PASIR BELUM JUGA DITEMUKAN


Tangerang - Operasi SAR terhadap Didin (33) seorang nelayan yang tenggelam di perairan Tanjung Pasir, memasuki hari keenam pada selasa (17/11). Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan membagi tiga area pencarian pada SRU pertama melakukan pencarian dengan Perahu Karet dengan luas arra Pencarian 25 NM², SRU kedua melakukan pencarian dengan Perahu  Nelayan  dengan Luas Area Pencarian 12 NM², kemudian SRU ketiga pencarian secara visual di pesisir daratan dengan jarak 30 KM.
“Tim SAR gabungan sudah berusaha melakukan pencarian terhadap korban pada hari ini namun tanda-tanda keberadaan korban masih nihil, untuk malam ink kita lakukan pemantauan dari jalur darat.” Tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR ini. Beliau juga menambahkan bahwa operasi SAR akan dilanjutkan pada rabu (18/11). Adapun unsur-unsur yang tergabung dalam tim SAR gabungan yaitu Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Pos TNI AL Tanjung Pasir, Polsek Teluk Naga, Damkar Kosambi, Damkar Pakuaji, Pol PP Teluk Naga, Pramuka Peduli, Potsar Kedoya Raya, Tangger Rescue, PMI kab. Teluk Naga, Dompet Duafa, TBI, SAR MTA, Nelayan Setempat, Keluarga Korban dan Masyarakat setempat. Sebelumnya diketahui pada kamis (11/11) sekitar pukul 22.00 WIB di Perairan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang , Banten, ketika kapal yang diawaki 3 (tiga) orang tersebut sedang melakukan aktifitasnya mencari ikan di perairan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi yg bernama Agus (50) melihat salah satu awak kapal nelayan tersebut tersangkut jaring dan jatuh ke laut, kemudian dua awak kapal lainnya berupaya menolongnya dan menyebabkan kondisi kapal tidak stabil hingga akhirnya terbalik. Saksi berusaha untuk menyelamatkan ketiga awak kapal tersebut namun tidak berhasil karena kondisi malam hari dan jarak yg lumayan jauh. Pada Kamis (12/11) sekitar pukul 03.00 WIB Tarman (60) dan Masjuk (70) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh nelayan di tengah laut perairan Teluk Naga, namun korban atas nama Didin (33) masih belum ditemukan. 


HUMAS PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : jakartaadmin
17 November 19:00 WIB