Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


KORBAN TERAKHIR WARGA YANG TENGGELAM DI SUNGAI CIDURIAN DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA SIANG INI


Tangerang - Satu korban terakhir dari dua warga yang tenggelam di sungai Cidurian akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada senin (6/9) siang tadi sekitar pukul 14.25 WIB. Korban yang teridentifikasi berinisial JB (35) ditemukan pada radius 2,5 KM dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju rumah duka. Sebelumnya pagi tadi sekitar pukul 10.20 WIB korban berinisial S (30) sudah lebih dulu ditemukan oleh tim SAR gabungan pada radius 1,5 KM dari lokasi kejadian juga dalam keadaan meninggal kemudian dievakuasi menuju rumah duka.

"Korban terakhir dari dua warga yang tenggelam sudah kita temukan siang ini, saya mewakili pemerintah mengucapkan turut berbela sungkawa atas kejadian ini." Ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si.,
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Beliau juga mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh personil tim SAR gabungan yang telah secara maksimal melakukan pencarian hingga kedua korban ditemukan. 

Sejak pagi tadi personil SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban dengan membagi area pencarian menjadi 2 (dua) dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet menyusuri aliran sungai Cidurian hingga radius 3 KM dan SRU kedua melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual melalui jalur darat hingga 2 KM dari lokasi kejadian. Unsur SAR gabungan dalam operasi SAR melibatkan puluhan personil yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Kresek, Damkar Kab. Tangerang, Kecamatan Kresek, Tagana Kab. Tangerang, Babinsa, SAR MTA, BAGANA, RAPI, Dompet Dhuafa, Keluarga korban, dan Masyarakat setempat.

Diketahui dua korban tenggelam dengan insial JB (35) dan S(30) pada hari minggu (5/9) sekitar pukul 14.00 WIB di Sungai Cidurian, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten. Kedua korban tenggelam akibat lari dari petugas yang sedang melakukan penggebrekan judi sabung ayam di daerah tersebut. Kedua korban menceburkan dirinya ke dalam aliran Sungai Cidurian kemudian berenang untuk menyebrangi daerah tersebut hingga akhirnya tenggelam. 

HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : jakartaadmin
6 September 15:50 WIB