Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


MAKSIMALKAN HARI KETIGA PENCARIAN KORBAN TABRAKAN KAPAL DIPERLUAS HINGGA PERAIRAN TANJUNG KARAWANG


Jakarta - Pencarian pada hari ketiga terhadap satu orang korban kecelakaan kapal nelayan kembali dilanjutkan pada minggu (13/3). Pencarian dilanjutkan dengan memaksimalkan seluruh alat utama operasi SAR yang ada di lapangan serta memperluas area pencarian. Operasi SAR pada hari ketiga ini melibatkan puluhan personil SAR gabungan dengan luas area pencarian sekitar 42.55 Nm2 sekitar lokasi kejadian hingga perairan Tanjung Karawang. "Kami tetap melakukan upaya yang optimal dan maksimal dengan melibatkan personil yang ada di lapangan serta alat utama yang kami miliki." Ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Beliau juga mengungkapkan pencarian juga dilakukan dengan selalu menyebarkan informasi kepada kapal nelayan yang melintasi perairan tersebut agar memberitahukan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda korban. Hingga minggu (13/3) petang tadi korban yang bernama Wadina (40) masih belum juga ditemukan. Teknologi yang modern dari Basarnas juga dikerahkan dengan menggunakan Underwater Searching Device dan Aqua Eye yang dapat mendeteksi objek di bawah permukaan air dengan kedalam 30 meter.
Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR pada hari ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Lantamal III Jakarta, Baharkam Mabes Polri, PolAir Polres Kep.Seribu, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Priok, BAZIS Prop.DKI Jakarta, DMC Dompet Dhuafa, KORGAD, Human Intiative, GMCI, IEA Jakarta Utara, dan Nelayan sekitar.
Diketahui KM Tanto Mandiri yang sedang melakukan perjalanan menuju Pontianak tabrakan dengan Kapal Nelayan pada kamis (10/3) malam sekitar pukul 19.15 WIB di Perairan sebelah timur Pulau Damar, Kab.Kep.Seribu, DKI Jakarta.  Korban jatuh dari Kapal Nelayan berjumlah 2 (dua) orang atas nama Darpan (37) yang dievakuasi oleh KM Tanto Mandiri dalam keadaan selamat, sedangkan Wadina (40) hingga saat ini masih dilakukan pencarian.

HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan kapal .
Pengunggah : jakartaadmin
13 March 17:00 WIB