Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


PENCARIAN HARI KEDUA MASIH NIHIL, RENCANA PENCARIAN NELAYAN TENGGELAM DI TANJUNG PASIR AKAN DILANJUTKAN BESOK


Tangerang - Pencarian terhadap nelayan yang tenggelam di perairan Tanjung Pasir hingga sore ini masih belum membuahkan hasil. Memasuki hari kedua pencarian, puluhan tim SAR gabungan secara maksimal telah melakukan upaya pencarian terhadap korban, namun korban belum juga ditemukan. “Area pencarian di perairan Tanjung Pasir sudah disisir oleh tim SAR gabungan secara maksimal baik melalui jalur darat maupun jalur air namun belum ada tanda-tanda dari korban.” Ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam operasi SAR.  Beliau juga mengungkapkan bahwa pada pagi hingga petang ini tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan membagi area menjadi 2 (dua) dimana, pada SRU pertama melakukan pencarian dengan Perahu Karet dengan luas area Pencarian 1  NM², SRU kedua melakukan Pencarian secara visual di pesisir daratan dengan jarak 4 KM. Adapun unsur yang tergabung dalam tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Pos TNI AL Tanjung Pasir, Damkar Kosambi, Damkar Pakuaji, Polsek Teluk Naga, kecamatan Teluk Naga, PolPP Teluk naga, PMI kec. Teluk naga, Pramuka Peduli, Kedoya Rescue, Tangerang Rescue, Nelayan, dan Masyarakat setempat. Sebelumnya diketahui pada kamis (11/11) sekitar pukul 22.00 WIB di Perairan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang , Banten, ketika kapal yang diawaki 3 (tiga) orang tersebut sedang melakukan aktifitasnya mencari ikan di perairan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi yang bernama Agus (50) dirinya melihat salah satu awak kapal nelayan tersebut tersangkut jaring dan jatuh ke laut, kemudian dua awak kapal lainnya berupaya menolongnya dan menyebabkan kondisi kapal tidak stabil hingga akhirnya terbalik. Saksi berusaha untuk menyelamatkan ketiga awak kapal tersebut namun tidak berhasil karena kondisi malam hari dan jarak yg lumayan jauh. Pada Kamis (12/11) sekitar pukul 03.00 WIB Tarman (60) dan Masjuk (70) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh nelayan di tengah laut perairan Teluk Naga, namun korban atas nama Didin (33) hingga saat ini masih dalam pencarian. 
Rencana malam ini pencarian akan dilanjutkan dengan melakukan pemantauan secara visual di sekitar lokasi kejadian sedangkan penyisiran akan dilanjutkan besok sabtu (13/11) pagi. 


HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : jakartaadmin
13 November 18:00 WIB