Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


PULUHAN PERSONIL SAR GABUNGAN LANJUTKAN PENCARIAN HARI KETIGA NELAYAN TENGGELAM DI PERAIRAN TANJUNG PASIR


Tangerang - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap korban tenggelam di Perairan Tanjung Pasir, Memasuki hari ketiga pencarian, sabtu (14/11) pagi ini sekitar pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan membagi area pencarian menjadi 3 (tiga) dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan Perahu Karet dengan Luas Area Pencarian 2  NM², SRU kedua melakukan pencarian dengan Perahu  Nelayan  dengan Luas Area Pencarian 2  NM², SRU ketiga melakukan Pencarian secara visual di pesisir daratan dengan jarak 12 KM. 
Pencarian pada hari ini juga melibatkan puluhan personil SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Pos TNI AL Tanjung Pasir, Polsek Teluk Naga, Damkar Kosambi, Damkar Pakuaji, Pol PP Teluk Naga, Pramuka Peduli, Potsar Kedoya Raya, Tanggerang Rescue, PMI kab. Teluk Naga, Dompet Duafa, TBI, SAR MTA, Nelayan Setempat, Keluarga Korban, dan Masyarakat Setempat.
"Pencarian terhadap korban tenggelam akan kita upayakan dengan maksimal hari ini dengan melibatkan unsur dan peralatan yang ada di lapangan, kita berharap korban bisa segera ditemukan." Tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si.,  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC).
Sebelumnya diketahui pada kamis (11/11) sekitar pukul 22.00 WIB di Perairan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang , Banten, ketika kapal yang diawaki 3 (tiga) orang tersebut sedang melakukan aktifitasnya mencari ikan di perairan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi yang bernama Agus (50) dirinya melihat salah satu awak kapal nelayan tersebut tersangkut jaring dan jatuh ke laut, kemudian dua awak kapal lainnya berupaya menolongnya dan menyebabkan kondisi kapal tidak stabil hingga akhirnya terbalik. Saksi berusaha untuk menyelamatkan ketiga awak kapal tersebut namun tidak berhasil karena kondisi malam hari dan jarak yg lumayan jauh. Pada Kamis (12/11) sekitar pukul 03.00 WIB Tarman (60) dan Masjuk (70) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh nelayan di tengah laut perairan Teluk Naga, namun korban atas nama Didin (33) masih belum ditemukan. 
Hingga berita ini diturunkan korban masih dalam pencarian.


HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : jakartaadmin
14 November 12:00 WIB