Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


TIM SAR GABUNGAN MASIH MELAKUKAN PENCARIAN SATU ORANG NELAYAN DI TANJUNG PASIR


Minggu - Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap Didin (33) seorang nelayan yang tenggelam di perairan Tanjung Pasir, memasuki hari keempat pada Minggu (15/11). Pencarian hari keempat ini dilakukan dengan membagi area pencarian menjadi 3 (tiga) dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan Perahu Karet dengan luas area Pencarian 4 NM², SRU kedua melakukan pencarian dengan Perahu  Nelayan  dengan Luas Area Pencarian 6  NM², dengan koordinat daerah pencarian, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual di pesisir daratan dengan jarak 18 Km. “Hingga petang tadi pencarian masih belum juga membuahkan hasil, kami juga sudah menyebarkan informasi kepada nelayan mengenai kejadian tersebut namun hingga saat ini belum kita temukan juga tanda-tanda dari korban.” tegas Hendra Sudirman S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC). Beliau juga mengungkapkan bahwa terdapat puluhan personil SAR gabungan yang sudah melakukan upaya pencarian terhadap korban hingga hari ini yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Pos TNI AL Tanjung Pasir, Polsek Teluk Naga, Damkar Kosambi, Damkar Pakuaji, Pol PP Teluk Naga, Pramuka Peduli, Potsar Kedoya Raya, Tagana Kota Tangerang, Tanggerang Rescue, PMI kab. Teluk Naga, Dompet Duafa, TBI, SAR MTA, Nelayan Setempat, Keluarga Korban, dan Masyarakat Setempat. Sebelumnya diketahui pada kamis (11/11) sekitar pukul 22.00 WIB di Perairan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang , Banten, ketika kapal yang diawaki 3 (tiga) orang tersebut sedang melakukan aktifitasnya mencari ikan di perairan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi yg bernama Agus (50) melihat salah satu awak kapal nelayan tersebut tersangkut jaring dan jatuh ke laut, kemudian dua awak kapal lainnya berupaya menolongnya dan menyebabkan kondisi kapal tidak stabil hingga akhirnya terbalik. Saksi berusaha untuk menyelamatkan ketiga awak kapal tersebut namun tidak berhasil karena kondisi malam hari dan jarak yg lumayan jauh. Pada Kamis (12/11) sekitar pukul 03.00 WIB Tarman (60) dan Masjuk (70) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh nelayan di tengah laut perairan Teluk Naga, namun korban atas nama Didin (33) masih belum ditemukan.  Pencarian malam ini rencananya akan dilanjutkan dengan pengamatan secara visual di sekitar lokasi kejadian. 

HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : jakartaadmin
15 November 18:00 WIB