Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


TIM SAR GABUNGAN PERLUAS AREA PENCARIAN NELAYAN HILANG DI TANJUNG PASIR


Tangerang - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di perairan Tanjung Pasir pada jumat (13/11) pagi ini. Pada hari kedua pencarian ini melibatkan personil tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Pos TNI AL Tanjung Pasir, Damkar Kosambi, Damkar Pakuaji, Polsek Teluk Naga, kecamatan Teluk Naga, PolPP Teluk naga, PMI kec. Teluk naga, Pramuka Peduli, Kedoya Rescue, Tangerang Rescue, Nelayan, dan Masyarakat setempat. “Pencarian hari ini kita akan perluas area pencarian, semoga cuaca hari ini lebih baik dari kemarin sehingga tim bisa memaksimalkan upaya pencarian kemudian korban bisa segera kita temukan.” Ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SMC (SAR Mission Coordinator). Beliau juga menegaskan bahwa pencarian pada Juma’at (13/11) ini sudah dimulai sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi, dengan membagi area pencarian menjadi 3 (tiga), dimana pada SRU pertama melakukan pencarian dengan Perahu Karet dengan luas area pencarian 1  NM², SRU kedua melakukan pencarian dengan Perahu  Nelayan  dengan Luas Area Pencarian 1  NM², kemudian SRU ketiga melakukan pencarian secara visual di pesisir daratan dengan jarak 8 Km. Sebelumnya diketahui pada kamis (11/11) sekitar pukul 22.00 WIB, ketika kapal yang diawaki 3 (tiga) orang tersebut sedang melakukan aktifitasnya mencari ikan di perairan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi yang bernama Agus (50) dirinya melihat salah satu awak kapal nelayan tersebut tersangkut jaring dan jatuh ke laut, kemudian dua awak kapal lainnya berupaya menolongnya dan menyebabkan kondisi kapal tidak stabil hingga akhirnya terbalik. Saksi berusaha untuk menyelamatkan ketiga awak kapal tersebut namun tidak berhasil karena kondisi malam hari dan jarak yg lumayan jauh. Pada Kamis (12/11) sekitar pukul 03.00 WIB Tarman (60) dan Masjuk (70) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh nelayan di tengah laut perairan Teluk Naga, namun korban atas nama Didin (33) hingga saat ini masih dalam pencarian.


HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : jakartaadmin
13 November 10:30 WIB