Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


TIM SAR GABUNGAN SISIR KORBAN KECELAKAAN KAPAL DARI PERAIRAN KEP.SERIBU HINGGA MUARA GEMBONG


Jakarta - Tim SAR gabungan kembali lanjutkan pencarian terhadap satu orang korban dari kecelakaan kapal yang terjadi di Perairan Timur Pulau Damar, Kab.Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Mulai sabtu (12/3) pagi tadi tim SAR gabungan mulai melakukan penyisiran baik melalui jalur laut maupun penyisiran di jalur darat dengan memaksimalkan peralatan utama serta pendukung operasi SAR. 

"Puluhan personil gabungan telah kita terjunkan untuk mencari korban dari mulai Perairan Pulau Damar hingga Muara Gembong yang diperkirakan berdasarkan SAR Map Prediction."
tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Pencarian melalui jalur laut dilakukan penyisiran dengan luas area pencarian kurang lebih 15.75 Nm2 dengan menggunakan  RIB 03 Jakarta, RIB 01 Jakarta, RIB KPLP, Kapal Patroli Satrol Lantamal III, KP Karya VII-40-301, KP VII-40-204, Kapal Patroli Baharkam Polri, dan KNP 488. Pencarian juga dilakukan dengan penyisiran menggunakan Aqua Eye serta Underwater Searching Device untuk mendeteksi keberadaan korban dibawah permukaan air kemudian setelah itu menurunkan tim penyelam. Kemudian pencarian di darat melakukan pemantauan dengan penyisiran secara visual di sekitar pantai Muara Gembong, Bekasi. Operasi SAR pada hari ini juga terkendala dengan cuaca hujan deras di perairan pada siang hari tadi, dengan kondisi angin yang cukup kencang serta gelombang tinggi hingga 2 meter pada petang hari. Hingga malam ini korban yang bernama Wadina (40) masih belum ditemukan dan rencana pergerakan tim akan dilanjutkan pada minggu (13/3) pagi. Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR pada hari ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Lantamal III Jakarta, Baharkam Mabes Polri, PolAir Polres Kep.Seribu, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Priok, BAZIS Prop.DKI Jakarta, DMC Dompet Dhuafa, KORGAD, dan Nelayan sekitar.

Diketahui KM Tanto Mandiri yang sedang melakukan perjalanan menuju Pontianak tabrakan dengan Kapal Nelayan pada kamis (10/3) malam sekitar pukul 19.15 WIB di Perairan sebelah timur Pulau Damar, Kab.Kep.Seribu, DKI Jakarta.  Korban jatuh dari Kapal Nelayan berjumlah 2 (dua) orang atas nama Darpan (37) yang dievakuasi oleh KM Tanto Mandiri dalam keadaan selamat, sedangkan Wadina (40) hingga saat ini masih dilakukan pencarian.

HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan kapal .
Pengunggah : jakartaadmin
12 March 18:00 WIB