Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Profesional Sinergi Militan " Sekate Sejiwe Sewarne "


TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN KORBAN TENGGELAM DI BANJIR KANAL BARAT DALAM KEADAAN MENINGGAL DUNIA


Jakarta - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban yang tenggelam di Banjir Kanal Barat pada jumat (18/3) pagi tadi sekitar pukul 08.35 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan kurang lebih pada radius 5 KM dari lokasi kejadian tepatnya di depan Season City, Tambora, Jakarta Barat.
"Korban kita temukan pagi ini dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju RSCM kemudian akan kita serahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya." ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Beliau juga mengungkapkan turut berbelasungkawa atas musibah yang dialami korban dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang dibangun oleh tim SAR gabungan dalam upaya pencarian terhadap korban.
Sebelumnya pada jumat (18/3) pagi tadi pencarian pada hari ketiga dilanjutkan dengan melibatkan puluhan personil SAR gabungan. Pencarian dilakukan dengan membagi area menjadi 2 (dua) dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan penyisiran di sepanjang aliran kali Ciliwung menggunakan perahu karet dengan radius kurang lebih 12 KM, kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang bantaran kali Ciliwung hingga radius 8 KM.
Unsur-unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Tanah Abang, Koramil Tanah Abang, Damkar DKI Jakarta, BPBD DKI Jakarta, Satpol PP DKI Jakarta, PPSU DKI Jakarta, Baznas (Bazis) DKI Jakarta, DMC Dompet Dhuafa, IEA Jakarta, Brigade 08, Arya Giri, Faiz Medical Service, ESLAN, RAPI, WMI, PANAKAWAN RESCUE, RIT, RPAI, SAR MTA, Sabhawana, ACT, Pelopor Kepedulian, Helicorps, IRRES, Respons Team, LDD KAJ, KMPA Eka Citra, Rufaidah Humanity Care, dan Masyarakat.
Diketahui seorang anak laki-laki yang bernama Alphin (12) tenggelam akibat jatuh hingga kemudian terseret arus Kali Ciliwung pada saat memperhatikan kedua temannya berenang di bawah Pintu Air Karet, Banjir Kanal Barat, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi pada rabu (16/3) sekitar pukul 15.20 WIB.

HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : jakartaadmin
18 March 9:00 WIB