OPS SAR KMM DI PERAIRAN KEPULAUAN SERIBU

Jakarta – Tim SAR gabungan terus melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari kapal Sinar Harapan di sekitar perairan Pulau Kelor, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Akbar (L/24 tahun) dilakukan dengan metode penyisiran laut menggunakan alat utama diantaranya adalah perahu karet, Rigid Inflatable Boat (RIB), Rigid Buoyancy Boat (RBB), dan Kapal Patroli milik TNI dan POLRI. Pencarian dilakukan di sekitar perairan Kepulauan Seribu dengan alur penyisiran dari Dermaga Basarnas Pantai Mutiara - Pulau Kelor - Pulau Bidadari - Pulau Untung Jawa.

“Upaya pemcarian secara maksimal terus kami lakukan bersama unsur SAR gabungan dengan memetakan area pencarian sesuai dengan SAR Map Prediction.” tegas Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, S.E., M.H., QGIA., QIA., yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR tersebut.Hingga Jumat (4/7) petang, pencarian terhadap korban belum membuahkan hasil. Proses penyisiran direncanakan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi (5/7). Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, yakni Kantor SAR Jakarta, Pantai Mutiara, Bakamla, TNI AL Untung Jawa, Polres Kepulauan Seribu, Polair Polda Metro Jaya, BPBD Jakarta Utara, Redkar Jakarta Barat, Nelayan Kali Baru, SAR MTA, Human Initiative, CVI, serta keluarga korban.

Diketahui bahwa korban terjatuh dari kapal Sinar Harapan pada Rabu (2/7) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kejadian, korban tidak mengenakan alat pelampung dan diduga tenggelam di perairan sekitar Pulau Kelor.