OPS SAR KECELAKAAN PESAWAT DI BOGOR
Bogor - Personil rescue Kantor SAR Jakarta beserta unsur SAR gabungan lakukan proses evakuasi terhadap pesawat latih milik FASI (Federasi Aerosport Seluruh Indonesia) jenis Microlight Fixed Wing Quicksilver GT500 dengan register PK-S126 yang jatuh di Kavling Melati, Kampung Astana, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa kecelakaan pesawat tersebut terjadi pada minggu (3/8) sekitar pukul 09.30 WIB setelah sebelumnya take off dari Lanud Atang Senjaya Bogor sekitar pukul 09.08 WIB. Pilot yang diketahui bernama Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto (L/55 tahun) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan Co-Pilot bernama Rony Efendy (L/49 tahun ) ditemukan dalam kondisi selamat serta luka-luka. Kedua korban saat ini sudah dievakuasi menuju RSAU dr. M. Hassan Toto, yang berada di Lanud Atang Senjaya Bogor.
“Kami terima informasi tadi dan langsung menuju ke lokasi kejadian, kedua korban sudah berhasil dievakuasi kemudian saat ini kami sedang membantu dalam proses evakuasi pesawat kemudian akan kita serahkan kepada pihak Lanud Atang Senjaya Bogor untuk proses lebih lanjut.” tegas Desiana Kartika Bahari, S.E., M.H., QGIA., QIA., Kepala Kantor SAR Jakarta sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Dirinya juga mengatakan proses evakuasi badan pesawat latih tersebut dilakukan dengan teknik ekstrikasi oleh para personil rescue Kantor SAR Jakarta dengan dibantu oleh personil dari TNI Angkatan Udara. Sekitar pukul 13.58 WIB siang tadi proses evakuasi terhadap badan pesawat telah dilaksanakan dan selanjutnya dibawa menuju Lanud Atang Senjaya Bogor.